PMI Kabupaten Blora Gelar Uji Kecakapan Akbar, 102 PMR Mula, Madya, dan Wira Diberi Pin Tanda Lolos 7 Materi Kunci

Blora – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora sukses menyelenggarakan uji kecakapan bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai tingkatan. Kegiatan yang berlangsung di Markas Batalyon Infanteri 410/Alugoro Blora ini diikuti oleh total 102 peserta didik, yang terdiri dari perwakilan PMR Mula, PMR Madya, dan PMR Wira.

Acara ini bertujuan untuk mengukur dan memvalidasi pengetahuan serta keterampilan para anggota PMR setelah mereka mengikuti serangkaian materi pembinaan. Dari 102 peserta, rinciannya adalah 21 siswa PMR Mula dari 21 sekolah berbeda, 36 siswa PMR Madya dari 24 sekolah, dan 45 siswa PMR Wira dari 27 sekolah.

Uji kecakapan ini mencakup tujuh materi pokok yang menjadi landasan pengetahuan bagi anggota PMR, yaitu: Gerakan Kepalangmerahan, Ayo Siaga Bencana, Kepemimpinan, Kebersihan Remaja, Kebersihan dan Sanitasi, Ayo Donor Darah, serta Pertolongan Pertama.

Bagi siswa yang dinyatakan lulus dan memenuhi standar uji kecakapan, mereka berhak menerima pin sebagai tanda kompetensi. Pemberian pin ini menjadi simbol pengakuan atas kesiapan mereka dalam mengaplikasikan ilmu kepalangmerahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain agenda utama untuk peserta didik, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan materi pemantapan bagi para pembina PMR. Sesi khusus pembina ini ditujukan untuk menyegarkan kembali wawasan dan strategi dalam mendampingi serta membina anggota PMR di sekolah masing-masing, memastikan kualitas pembinaan tetap terjaga dan relevan.

Ketua PMI Kabupaten Blora, dalam sambutannya, mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan Batalyon 410 Blora sebagai lokasi kegiatan. “Uji kecakapan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pembuktian bahwa generasi muda Blora siap menjadi agen kemanusiaan yang tangguh dan terampil,” ujarnya.

AI dapat membuat kesalahan, jadi pe